Beli Online | Klaim Online

Mau Bawa Sepeda di Pesawat? Bisa! Ini Caranya


Pesepeda | 23 December, 2021

Alternate Text

Dua tahun belakangan, bersepeda menjadi aktivitas olahraga yang nge-tren. Tak hanya di Indonesia, namun juga di negara lain. Seiring minat gowes yang meningkat, penyelenggaraan acara sepeda mulai dari gowes bareng hingga perlombaan semakin marak.

Kini, para pesepeda tak hanya membatasi gowes di dalam kota, bahkan sudah ke luar kota hingga ke luar negeri, lho. Aktivitas olahraga ini seakan sudah menjadi bagian dari gaya hidup, sehingga setiap traveling selalu membawa sepeda untuk merasakan pengalaman gowes di kota destinasi.

Kalau bepergian naik kereta, kita bisa membawa sepeda dengan mudah. Untuk sepeda lipat, bisa ditenteng ke dalam gerbong. Sekarang, kereta antar kota juga sudah menyediakan bagasi khusus sepeda. Nah, bagaimana jika menggunakan moda pesawat terbang? Bisakah kita membawa sepeda? Tentu bisa, dong. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan, termasuk cara packing. Berikut tips selengkapnya:

  1. Tanyakan apakah airline menyediakan bagasi untuk sepeda
  2. Pastikan besar biaya penanganan barang berukuran besar
  3. Pastikan pengenaan biaya bagasi bandara
  4. Jika sudah punya bike-box, ini akan mempermudah Anda mengemas. Jika belum, tanyakan ke airline atau bandara untuk penyewaannya.

Cara packing sepeda:

  1. Sepeda Lipat
    • Sediakan cover/penutup untuk sepeda. Saat ini sudah banyak dijual berbagai bentuk, yang paling populer adalah bahan koper, yang bentuknya disesuaikan dengan ukuran sepeda lipat. Ada yang dikhususkan untuk sepeda lipat ban 16 inchi, ada juga koper untuk ban 20 inchi.
    • Kempiskan ban. Ini adalah salah satu peraturan membawa sepeda saat bepergian menggunakan pesawat terbang.
    • Tutupi sepeda lipat menggunakan cover/penutup, dan bungkus menggunakan plastic-wrap supaya ukuran sepeda menjadi lebih ringkas. Plastik pembungkus berguna untuk melindungi sepeda dari goresan akibat gesekan dengan benda lain di bagasi.
    • Setibanya di konter check-in, beri tahu staf bandara bahwa Anda membawa sepeda, ya. Staf akan memberi label "benda rapuh", supaya penanganan saat penaikan dan penurunan bagasi lebih berhati-hati.
    • Jangan lupa hitung bagasi yang dibawa. Dikarenakan sepeda lipat memiliki berat antara 12 hingga 14 kilogram, sehingga Anda sebaiknya memperkirakan berat bagasi keseluruhan. Jika melebihi kuota, siapkan dana khusus untuk kelebihan bagasinya, ya.
    • Saat Anda sudah tiba di bandara tujuan, periksa kembali saat sepeda keluar dari sabuk bagasi.
  1. MTB
    • Sediakan kardus/boks sepeda. Biasanya jika membeli full bike, sudah termasuk bike-box sehingga kita bisa membawanya serta. Namun, jika merakit sendiri, Anda juga bisa meminta kotak kardus di toko sepeda. Atau, Anda bisa membeli kardus/tas sepeda secara terpisah.
    • Lepaskan kedua pedal, kemudian bungkus rapi menggunakan kertas koran.
    • Lepaskan kedua ban dan kempiskan, lalu bungkus rapi menggunakan busa atau kertas koran.
    • Pada bagian headset, wajib dilonggarkan. Selanjutnya, putar setang/handle-bar dan posisikan sejajar dengan frame. Jika sulit memposisikannya, Anda juga bisa melepas handle-bar dari headset saja, kemudian bungkus rapi menggunakan kertas koran.
    • Bagian sepeda yang pertama kali dimasukkan ke dalam boks adalah rangka (frame), lalu turunkan seatpost sampai setinggi karton. Langkah selanjutnya yaitu pasang kedua wheelset ke kiri dan kanan. Anda bisa masukkan dua pedal ke dalam kotak sepeda, untuk mengikat wheelset dengan frame.
    • Untuk perlindungan ganda, lapisi bagian luar wheelset menggunakan karton dan busa tebal, supaya aman dari goresan.
    • Saat semua bagian sepeda sudah masuk ke dalam kotak, segel rapi menggunakan lakban yang kuat. Sepeda sudah dikemas, siap dibawa terbang.

 

Mau naik moda darat atau udara, sepeda kesayangan tetap bisa dibawa! Ke destinasi dalam negeri atau luar negeri, tinggal kemas dan masukkan bagasi saja. Cara ini akan mempermudah para pesepeda yang akan mengikuti acara di lain kota.

Sepeda sudah aman, pastikan kita juga sudah melengkapi diri dengan peralatan keselamatan. Helm yang sesuai standar, sepatu, dan perlengkapan lain yang diperlukan, ya.

Bagaimana dengan antisipasi jika mengalami kecelakaan?

Tenang, ada Asuransi Kecelakaan Sepeda Etiqa yang siap #JagainKamu gowes ke mana aja. Premi ringan 70ribu/tahun, untuk semua merk dan jenis sepeda. Akan melindungi hobi gowesmu:

  • Klaim rawat medis akibat kecelakaan
  • Cacat tetap dan tutup usia akibat kecelakaan
  • Kerusakan sepeda akibat kecelakaan

 

Daftar sekarang di www.etiqa.co.id, proteksi langsung aktif!

Artikel Terkait


By Admin | 19 May, 2022

Asuransi Motor Roda Dua: Benefit Optimal, Tapi Sering Dilupakan

Read More

By Admin | 16 February, 2022

Ini Cara Menghitung Premi Asuransi Rumah

Read More